realitasulut.com MINAHASA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan gelaran semifinal Piala Dunia FIFA 2026 melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang akan dilaksanakan di Lapangan Sam Ratulangi Tondano atau Taman God Bless Minahasa, pada 15–16 Juli 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, serta Sekretaris Daerah Lynda Watania sebagai bentuk upaya mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menghadirkan hiburan yang positif di tengah euforia pesta sepak bola dunia.
Dua laga bergengsi akan ditayangkan dalam kegiatan tersebut, yakni pertandingan Prancis melawan Spanyol pada Rabu, 15 Juli 2026 pukul 03.00 Wita, serta duel klasik Argentina kontra Inggris pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 03.00 Wita.
Sekretaris Daerah Lynda Watania menjelaskan, kegiatan nobar tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, Pemkab Minahasa telah menyiapkan ruang bagi para pelaku UMKM untuk membuka stan di lokasi kegiatan sehingga masyarakat dapat menikmati aneka kuliner dan produk unggulan lokal selama berlangsungnya nobar.
“Melalui kegiatan nobar ini, kita berharap masyarakat dapat menikmati pertandingan Piala Dunia bersama-sama sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah karena UMKM akan diberi kesempatan untuk berjualan,” ujar Watania usai rapat koordinasi, Senin (13/7/2026).
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 yang mendorong keterlibatan pemerintah daerah bersama UMKM, dunia usaha, BUMD, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat.
Pemkab Minahasa pun mengajak seluruh warga untuk hadir dan menyemarakkan kegiatan ini dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama acara berlangsung.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semangat persatuan yang lahir dari olahraga dapat semakin mempererat kebersamaan masyarakat Minahasa, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui meningkatnya aktivitas para pelaku UMKM.(Njel)












Komentar