oleh

Kalaksa BPBD Tomohon Mitigasi Bencana dalam Penataan Ruang

Realitasulut.com, Tomohon — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon, Hengky Supit, menegaskan pentingnya penerapan mitigasi bencana dalam setiap kebijakan penataan ruang wilayah.

Penegasan tersebut disampaikan Hengky Supit saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Penataan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana yang digelar Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pada 19 Desember 2025. di BPU Kakaskasen Dua.

banner 336x280

Dalam pemaparannya, Kalaksa BPBD Tomohon menjelaskan bahwa Kota Tomohon memiliki karakteristik wilayah yang rawan terhadap berbagai potensi bencana, sehingga perencanaan tata ruang harus berbasis kajian risiko bencana yang matang dan terukur.

“Penataan ruang tidak boleh hanya mempertimbangkan aspek pembangunan fisik, tetapi juga wajib mengintegrasikan mitigasi bencana demi keselamatan masyarakat,” ujar Hengky Supit di hadapan peserta sosialisasi.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang aman, berkelanjutan, dan adaptif terhadap ancaman bencana.

“ Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan terhadap pentingnya penataan ruang yang selaras dengan upaya pengurangan risiko bencana, sekaligus mendukung visi Pemerintah Kota Tomohon dalam pembangunan wilayah yang tangguh dan berdaya saing, ” tuturnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *