realitasulut.com MINAHASA — Aksi penertiban balap liar kembali digelar sebagai upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya. Kegiatan bertajuk “Stop Balap Liar” ini melibatkan aparat kepolisian, pemerintah setempat, serta partisipasi aktif masyarakat.
Balap liar yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari dinilai meresahkan warga karena membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu ketenangan lingkungan.
Dalam aksi tersebut, petugas melakukan patroli intensif di sejumlah titik rawan sekaligus memberikan imbauan kepada para remaja yang terlibat.
Selain penindakan, pendekatan persuasif juga dilakukan dengan mengedukasi generasi muda tentang risiko balap liar, baik dari segi keselamatan maupun konsekuensi hukum. Aparat mengajak para pemuda untuk menyalurkan hobi otomotif ke kegiatan yang lebih positif dan terarah.
Sejumlah warga mengapresiasi langkah tegas tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan agar lingkungan tetap aman dan nyaman.
“Kami sangat mendukung aksi ini, karena balap liar sangat membahayakan. Semoga ke depan tidak ada lagi kejadian serupa,” ujar salah satu warga.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan serta penindakan terhadap pelaku balap liar. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menekan angka pelanggaran serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
Dengan adanya aksi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga jalan raya dapat digunakan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna. (Njel)












Komentar