realitasulut.com Minahasa— Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, menerima kunjungan kerja Anggota DPD RI Komite III, Dra. Adriana C. Dondokambey, M.Si, dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat dan daerah pada Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Kamis (18/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Wabup Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Anggota DPD RI yang dinilainya sangat strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran DPD RI di daerah menjadi sarana penting dalam menyalurkan aspirasi masyarakat Minahasa ke tingkat nasional.
“Melalui pertemuan ini, kami berharap berbagai kebutuhan dan permasalahan daerah dapat tersampaikan secara langsung dan mendapat perhatian dalam perumusan kebijakan di tingkat pusat,” ujar Wabup.
Wabup Vanda juga memaparkan sejumlah isu prioritas yang dihadapi Kabupaten Minahasa, di antaranya di sektor pendidikan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta tata kelola pemerintahan, termasuk pengadaan barang dan jasa. Isu-isu tersebut diharapkan dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti melalui peran DPD RI sesuai kewenangannya.
Sementara itu, Anggota DPD RI Komite III, Dra. Adriana C. Dondokambey, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan penyerapan aspirasi merupakan bagian dari tugas konstitusional DPD RI untuk menjembatani kepentingan daerah dengan kebijakan nasional. Ia menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa dan masyarakat.
“Aspirasi yang kami terima hari ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan di DPD RI, agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kebutuhan daerah,” ungkap Adriana.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, dengan harapan aspirasi yang dihimpun dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Minahasa.(AM)
















Komentar