realitasulut.com MINAHASA — Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang mengajak Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM Wilayah Kawangkoan untuk terus menjadi teladan dalam keluarga, gereja, dan masyarakat, sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Ibadah Pembukaan Hari Persatuan WKI GMIM Wilayah Kawangkoan Tahun 2026 di GMIM Imanuel Kinali, Minggu (10/5/2026).
Ibadah pembukaan dipimpin oleh Pdt. Junisar Watulangkow dan berlangsung dalam suasana penuh sukacita serta penghayatan iman. Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda Minahasa, BPMW GMIM Wilayah Kawangkoan, Komisi Pelayanan WKI GMIM, para pendeta, pelayan khusus, pemerintah kecamatan, hingga ratusan anggota WKI GMIM.
Dalam sambutannya, Vanda Sarundajang menegaskan bahwa kaum ibu memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa melalui keluarga yang harmonis dan takut akan Tuhan.
Menurutnya, Hari Persatuan WKI GMIM menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat pelayanan di tengah masyarakat.
“Wanita Kaum Ibu GMIM merupakan kekuatan besar dalam menopang pelayanan gereja serta mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengajak kaum ibu untuk mendukung program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pokok keluarga.
“Langkah sederhana seperti menanam cabai, tomat, dan sayuran di pekarangan rumah sangat membantu menjaga kebutuhan rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” katanya.
Selain ketahanan pangan, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai kasih dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi bukti sinergitas antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Minahasa yang harmonis, religius, dan penuh semangat kebersamaan.(Njel)














Komentar