realitasulut.com MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di Kantor Kelurahan Sendangan Selatan, Jumat (28/8/2026).
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., hadir memberikan motivasi sekaligus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Pasar murah dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama di tengah upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi.
“Pasar murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian dan menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya juga untuk mengendalikan inflasi,” ujar Vanda.
Menurutnya, inflasi dapat terjadi ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan di atas kondisi normal. Situasi tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya serta menurunnya hasil panen akibat kondisi cuaca dan kekeringan.
Karena itu, kata Vanda, pemerintah terus melakukan berbagai langkah antisipasi, salah satunya melalui operasi pasar dan pasar murah. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan maupun permainan harga di pasaran.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan beras premium dengan harga yang lebih terjangkau karena memperoleh subsidi dari pemerintah.
“Beras premium yang di pasaran harganya lebih tinggi, melalui kegiatan ini pemerintah memberikan subsidi sehingga masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga yang sangat murah,” jelasnya.
Vanda berharap masyarakat, khususnya yang membutuhkan, dapat memanfaatkan pasar murah tersebut secara bijak. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meringankan beban masyarakat sekaligus mempertahankan daya beli.
Selain persoalan harga kebutuhan pokok, Wabup Vanda juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul kondisi kekeringan yang masih berlangsung sebagai dampak fenomena El Nino.
Ia meminta para camat dan lurah untuk terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
“Jangan dulu bakar sampah. Api kecil bisa membesar ketika terkena angin dan akhirnya menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” imbaunya.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lahan kering, kawasan hutan maupun lokasi yang mudah terbakar.
Vanda menegaskan, pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Kesadaran dan kepedulian bersama dinilai penting agar kondisi kekeringan tidak berkembang menjadi bencana yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Kegiatan pasar murah tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Perdagangan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat penerima manfaat.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Minahasa berharap intervensi pemerintah terhadap harga kebutuhan pokok dapat terus dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warga di tengah berbagai tantangan yang ada.(Njel)
















Komentar