realitasulut.com Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, yang hadir bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang harus terintegrasi dengan sistem pembangunan nasional, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“RKPD adalah penjabaran tahunan dari RPJMD. Oleh karena itu, RKPD Tahun 2027 menjadi kunci dalam merumuskan program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar setiap program dan kegiatan yang dirancang tidak hanya bersifat administratif, melainkan mampu memberikan dampak nyata dan tepat sasaran bagi masyarakat.
“Perencanaan tidak boleh hanya sekadar administratif, tetapi harus menjawab kebutuhan riil masyarakat serta mendorong percepatan terwujudnya Minahasa yang maju dan sejahtera,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027 dengan harapan seluruh proses pembahasan dapat menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan implementatif.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa, perwakilan DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Bappeda Provinsi Sulut, serta jajaran perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Peserta Musrenbang terdiri dari para asisten, staf ahli, Inspektur, Sekretaris DPRD, kepala badan, dinas dan satuan kerja, direktur RSUD dan PDAM, kepala bagian Setda, hingga para camat se-Kabupaten Minahasa. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan perempuan dan anak, LSM, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, akademisi, asosiasi profesi, perbankan, media, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Musrenbang RKPD ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat serta prioritas pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.(Njel)















Komentar