Tomohon,RealitaSulut.com – Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertajuk “Yesus Jalan Kebenaran dan Hidup” yang digelar di Anugerah Hall, Kota Tomohon, berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari umat serta masyarakat.
Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama GMAHK Daerah Konferens Minahasa (DKM) dan Yayasan Kornelius International tersebut dilaksanakan selama enam hari, mulai 1 hingga 6 Juni 2026.
Setiap malam, peserta memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian ibadah dan pendalaman Alkitab yang disampaikan oleh Pdt. Benny Tomy Ole, M.Fil, selaku Ketua GMAHK Daerah Konferens Minahasa.
Dalam pemaparannya, Pdt. Benny Tomy Ole, M.Fil menjelaskan berbagai rahasia dan kebenaran Alkitab secara rinci serta mendalam. Materi yang disampaikan berfokus pada keselamatan, kehidupan Kristen, serta pentingnya menjalankan Perintah Agung Yesus sebagai pedoman hidup umat Tuhan.
Antusiasme umat dan masyarakat terlihat tinggi selama pelaksanaan KKR. Peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian dan semangat, bahkan hingga malam terakhir kegiatan.
Ketua Panitia, Lerry Wenur, ST, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kerja sama yang baik antara panitia, jemaat, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci sukses pelaksanaan KKR tahun ini.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Stenly Massuang S.Sos, turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan relawan yang telah berpartisipasi.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan menjadi berkat bagi banyak orang,” ujarnya.
Dengan berakhirnya kegiatan pada 6 Juni 2026, panitia menyatakan rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama pelaksanaan KKR. Selain berlangsung tertib dan lancar, kegiatan ini juga memberikan penguatan iman bagi umat serta membawa berkat rohani bagi masyarakat Kota Tomohon.
Puncaknya kegiatan dilakukan ibadah Sabat Raya yang melibatkan seluruh jemaat se – Kota Tomohon, dan Ibadah tersebut dipimipin oleh Pdt. Ritus Keni.
Kegiatan KKR “Yesus Jalan Kebenaran dan Hidup” ditutup dengan penuh sukacita dan harapan agar firman Tuhan yang telah disampaikan dapat terus menjadi pedoman hidup bagi setiap peserta yang hadir. (*)












Komentar