realitasulut.com Kamanga Dua — Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus diwujudkan dalam kerja nyata. Prinsip inilah yang tercermin dalam perjalanan Hukum Tua Desa Kamanga Dua, Lanni F. Mamesah, ST, yang telah mengabdikan diri selama 9 tahun 8 bulan untuk membangun dan melayani masyarakat.
Dalam kurun waktu hampir satu dekade, Lanni Mamesah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam menghadirkan perubahan positif di desa. Berbagai program pembangunan berhasil direalisasikan secara bertahap, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, kepemimpinannya juga menekankan pentingnya kebersamaan dan persatuan warga. Dengan pendekatan yang humanis dan terbuka, hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat terjalin harmonis. Aspirasi warga tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam kebijakan dan program yang tepat sasaran.
Hasilnya, masyarakat Desa Kamanga Dua merasakan langsung dampak dari kepemimpinan tersebut. Peningkatan infrastruktur desa, akses air bersih, hingga fasilitas umum menjadi bukti nyata dari kerja yang berkesinambungan.
Lebih dari sekadar pembangunan, Lanni Mamesah juga meninggalkan warisan nilai berupa semangat gotong royong dan kepercayaan diri masyarakat untuk terus berkembang.
Ia tidak hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga memperkuat fondasi sosial yang menjadi kunci kemajuan di masa depan.
Selama masa kepemimpinannya, berbagai capaian pembangunan berhasil diwujudkan.
Di antaranya pemisahan administrasi DHKP dan buku register tanah, pembangunan jalan kebun serta jalan desa sepanjang sekitar 1.700 meter, pendirian pos kamling, hingga pembangunan balai pertemuan desa yang menjadi salah satu terbesar di Kecamatan Tompaso.
Selain itu, penyediaan air bersih melalui program Pamsimas dengan anggaran sekitar Rp927 juta, pembangunan jaringan irigasi tersier dan sekunder, serta pemasangan penerangan jalan turut menunjang aktivitas masyarakat. Pembangunan gedung koperasi desa seluas 600 meter persegi dengan nilai sekitar Rp1,6 miliar, pengadaan lahan pekuburan desa, hingga penyaluran bantuan sosial juga menjadi bagian dari program yang terealisasi.
Tak hanya pembangunan, Desa Kamanga Dua juga mencatat berbagai prestasi membanggakan. Di antaranya meraih Kartini Award Tahun 2022, Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten pada tahun 2022, serta penghargaan sebagai Desa Mandiri pada tahun 2023.
Prestasi lainnya termasuk Juara 1 Lomba LPM Tingkat Kabupaten tahun 2023, konsistensi pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 100 persen sejak 2017 hingga 2026, serta penghargaan sebagai desa tercepat dalam pencairan Dana Desa di Kabupaten Minahasa.
Kini, setelah hampir satu dekade pengabdian, jejak kepemimpinan Lanni Mamesah menjadi cermin bahwa kerja tulus dan komitmen yang kuat mampu menghadirkan perubahan nyata. Desa Kamanga Dua pun menjadi bukti bahwa ketika seorang pemimpin bekerja dengan hati, hasilnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat.(Njel)













Komentar