oleh

63 Anak Binaan LPKA Tomohon Ditempa Jadi Mandiri, Kalapas Indra Sukma: Kami Siapkan Mereka Kembali ke Masyarakat

Realitasulut.com,TOMOHON – Di balik tembok Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tomohon, proses pembinaan terus berjalan.

Saat ini, sebanyak 63 anak binaan menjalani program pembinaan yang dirancang untuk membangun kemandirian sekaligus membentuk karakter.

banner 336x280

Kalapas Indra Sukma, S.H., M.H. menegaskan, pembinaan yang dilakukan tidak sekadar menjalankan kewajiban administratif, tetapi benar-benar diarahkan pada perubahan perilaku dan kesiapan hidup setelah bebas.

Seluruh program, kata dia, telah disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

Namun lebih dari itu, pendidikan formal tetap menjadi perhatian utama melalui jalur sekolah non-formal atau program paket, agar para anak binaan tidak kehilangan hak belajarnya.

Workshop Jadi Ruang Harapan

Aktivitas di bengkel kerja LPKA menjadi salah satu pusat pembinaan keterampilan. Anak-anak binaan dilatih menjahit, berkebun, hingga membuat furnitur.

Produk mebel seperti meja dan kursi hasil karya mereka kini mulai mendapat kepercayaan dari masyarakat. Pesanan terus berdatangan, menjadi bukti bahwa hasil pembinaan tidak berhenti di dalam lembaga.

“Kami terbuka bagi masyarakat yang ingin memesan langsung. Ini bagian dari upaya membangun kepercayaan dan rasa percaya diri anak-anak,” ujar Indra.

Siap Kembali Tanpa Stigma

Bagi Indra Sukma, ukuran keberhasilan pembinaan bukan hanya saat mereka berada di dalam LPKA, melainkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat dan mampu berdiri dengan keterampilan yang dimiliki.

Ia berharap masyarakat dapat membuka ruang penerimaan, bukan menambah beban stigma.

“Mereka tetap generasi muda yang punya masa depan. Tugas kami menyiapkan mereka, dan tugas kita bersama memberi kesempatan,” tegasnya.

Data tahun 2026 menunjukkan LPKA Kelas II Tomohon juga terus menjalin sinergi dengan berbagai instansi guna memperluas pemasaran produk dan penguatan keterampilan anak binaan.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *