Realitasulut.com – PDAM Kota Tomohon tidak mau ambil risiko sedikit pun jelang perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026.
Di saat kebutuhan air bersih masyarakat melonjak, perusahaan daerah ini memilih pasang badan dengan menyiagakan seluruh sistem pelayanan.
Direktur PDAM Kota Tomohon, Adrian Ngenget, S.E.Ak., menegaskan bahwa Natal dan Tahun Baru bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Justru sebaliknya, PDAM diminta bekerja ekstra.
“Kami tidak ingin ada cerita air mati atau pelanggan kesulitan air di momen Natal dan Tahun Baru. Karena itu, PDAM Tomohon bergerak lebih awal dan tidak menunggu gangguan terjadi,” tegas Ngenget, Senin (22/12).
Langkah pertama yang diambil PDAM adalah memanfaatkan tingginya curah hujan untuk mendongkrak produksi air.
Namun PDAM juga tidak menutup mata terhadap risiko serius yang mengintai, yakni air keruh akibat lumpur dan longsoran di sekitar sumber mata air.
Tanpa menunggu keluhan membludak, PDAM langsung turun membersihkan dan mengeruk bak-bak reservoar, termasuk melakukan pengurasan pipa jika terindikasi kemasukan material tanah.
“Begitu ada potensi gangguan kualitas, kami langsung bersihkan. Tidak ada kompromi soal air keruh,” ujar Ngenget.
Langkah kedua, PDAM Tomohon membuka posko siaga dan memberlakukan sistem kerja shift. Hari libur tidak berarti pelayanan ikut libur.
Pegawai tetap masuk dan disiagakan penuh di kantor PDAM.
“Kalau ada laporan, petugas langsung turun. Tidak menunggu besok, tidak menunggu jam kerja,” katanya lugas.
Langkah ketiga, sebagai lapisan pengaman terakhir, PDAM Tomohon menyiapkan tiga unit mobil tangki air yang standby selama perayaan Nataru.
Truk tangki ini akan langsung dikerahkan jika terjadi gangguan distribusi atau kebocoran pipa.
“Tangki air kami siaga penuh. Ini bukti bahwa PDAM tidak hanya janji, tapi siap bekerja di lapangan,” tandas Ngenget.
Dengan tiga langkah ini, PDAM Kota Tomohon mengirim pesan tegas: Natal dan Tahun Baru harus berjalan tenang, tanpa drama air bersih.
Pelanggan diminta tenang, PDAM siap bertanggung jawab.












Komentar