realitasulut.com Minahasa – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wanita Kristen Indonesia (DPC PWKI) Minahasa resmi dilantik pada Rabu (6/5/2026), menandai dimulainya era baru pengabdian perempuan berbasis iman di daerah tersebut.
Penasehat DPC PWKI Minahasa, Martina Dondokambey-Lengkong, menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad kuat dalam mengemban amanat organisasi. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan merupakan tanggung jawab besar, tidak hanya kepada organisasi, tetapi juga di hadapan Tuhan.
“Saya menyadari bahwa kepercayaan ini adalah sebuah amanat pelayanan yang besar dan tanggung jawab yang berat di hadapan Tuhan dan organisasi,” ujarnya.
Martina juga menegaskan komitmen terhadap tiga pilar utama, yakni menjaga kesatuan hati di tengah perbedaan, menaati aturan organisasi dengan berlandaskan nilai-nilai Kristen, serta menopang seluruh program melalui doa agar berdampak luas bagi masyarakat.
“Kiranya damai sejahtera Tuhan senantiasa menyertai kita semua,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab pelayanan dan karya nyata dalam pemberdayaan perempuan.
“Ini adalah awal dari tanggung jawab pelayanan, pengabdian, dan karya nyata dalam pemberdayaan perempuan melalui PWKI Kabupaten Minahasa,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran strategis PWKI dalam membangun keluarga yang kuat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan, serta memperkokoh nilai spiritual dan kebangsaan.
“Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang berintegritas, beriman, cerdas, dan peduli sosial,” tambahnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Minahasa Lynda Watania, pengurus DPD PWKI Sulawesi Utara, serta jajaran DPC PWKI Minahasa. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi sinyal kuatnya sinergi antar elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Minahasa.(Njel)












Komentar