RealitaSulut.com – Asosiasi Sahabat Panas Bumi (ASPB) Provinsi Sulawesi Utara melakukan audiensi dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong, Selasa (13/10/2026).
Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Lokon ini bertujuan membangun sinergi positif sekaligus menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan energi panas bumi di Sulawesi Utara.
Ketua Umum sekaligus Pendiri ASPB Sulut, John Paransi, mengatakan kehadiran ASPB bukan untuk mencampuri kewenangan maupun operasional perusahaan.
Sebaliknya, ASPB ingin membangun komunikasi yang konstruktif dengan PGE, terutama dalam penyampaian informasi dan edukasi mengenai panas bumi kepada masyarakat.
“Pengembangan panas bumi bukan hanya persoalan energi, tetapi juga berkaitan dengan masyarakat, lingkungan, ekonomi daerah, serta keberlanjutan pembangunan,” ujar John Paransi.
Dalam audiensi tersebut, ASPB menyampaikan sejumlah hal yang ingin dibahas bersama PGE Area Lahendong.
Di antaranya, kontribusi PGE terhadap penyediaan energi dan pembangunan di Sulawesi Utara, program pemberdayaan masyarakat, serta tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
ASPB juga menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang edukasi, informasi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Diskusi panel terbuka turut masuk dalam agenda yang dibicarakan kedua pihak.
John berharap, audiensi ini tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat berlanjut menjadi kegiatan bersama yang konkret.
“Kami datang dengan semangat kemitraan dan kolaborasi. Kami percaya bahwa keberhasilan pengembangan panas bumi membutuhkan keterlibatan banyak pihak,” katanya.
Menurutnya, perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan organisasi masyarakat memiliki peran masing-masing dalam mendukung pengembangan energi panas bumi yang berkelanjutan.
Karena itu, ASPB berharap dapat menjadi mitra komunikasi yang konstruktif bagi PGE Area Lahendong.
PGE SAMBUT BAIK AUDIENSI ASPB
Kehadiran rombongan ASPB disambut baik oleh perwakilan PGE Area Lahendong.
Manager HSSE PGE Lahendong, Larry Wenur, ST, yang mewakili manajer PGE Lahendong, mengapresiasi inisiatif ASPB dan membuka peluang kolaborasi antara kedua pihak.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendukung pengembangan panas bumi di Sulawesi Utara.
ENAM PENGURUS ASPB HADIRI AUDIENSI
Audiensi tersebut dihadiri enam perwakilan ASPB Sulawesi Utara, yakni:
* John Paransi, Ketua Umum/Pendiri.
* Agus Nugroho, S.IP., Sekretaris Jenderal/Pendiri.
* Ronni Lumowa, S.Sos., M.Si., Bidang Organisasi dan SDM.
* Laurens Mende, S.H., Bidang Hukum.
* David Kawilarang, Hubungan Masyarakat.
* Marcel Pangkey, Bidang Publikasi dan Dokumentasi.
ASPB berharap komunikasi yang terbangun dengan PGE Area Lahendong dapat berkembang menjadi kerja sama nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung keberlanjutan pengembangan energi panas bumi di Sulawesi Utara.












Komentar