realitasulut.com MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali melakukan penataan organisasi dan penguatan aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 114 pejabat administrator dan pejabat pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., Rabu (5/8/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Wale Ne Tou Tondano tersebut dilaksanakan usai Apel Kerja Awal Bulan Agustus 2026.
Dari 114 pejabat yang dilantik, terdapat tiga kepala bagian, tiga camat, 14 sekretaris dinas dan badan, serta sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Prosesi pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan Pakta Integritas. Langkah ini menjadi bentuk komitmen para pejabat untuk menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, transparan, bertanggung jawab, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan bukan sekadar posisi dalam struktur pemerintahan, melainkan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan adalah amanah yang dipercayakan oleh negara. Amanah tersebut harus dijawab dengan kerja nyata, loyalitas terhadap kepentingan bangsa dan daerah, serta kemampuan menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Bupati.
Menurut Robby, pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial maupun administratif. Penataan jabatan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mengoptimalkan kinerja perangkat daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya peran pejabat administrator dan pengawas dalam menggerakkan roda organisasi pemerintahan. Mereka dituntut mampu membangun koordinasi, membina aparatur, menciptakan kerja sama yang harmonis, serta memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Karena itu, seluruh pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberikan teladan, mengambil keputusan secara bijaksana, membangun komunikasi yang baik, serta mengedepankan budaya kerja yang berorientasi pada hasil, pelayanan, disiplin, inovasi, dan kolaborasi,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa promosi, rotasi, dan mutasi jabatan merupakan bagian dari sistem pembinaan karier ASN. Proses tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kinerja, integritas, serta hasil evaluasi secara objektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pelantikan kali ini merupakan gelombang kedua yang dilaksanakan melalui penerapan manajemen talenta.
Robby menegaskan, proses penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan dan kinerja, bukan karena kedekatan ataupun kepentingan tertentu.
“Tidak ada unsur suka atau tidak suka. Proses penilaian dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Tunjukkan kemampuan dalam melaksanakan tugas, memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Minahasa yang sama-sama kita cintai,” tegasnya.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan semangat kerja, integritas dan dedikasi yang tinggi.
Penguatan sumber daya aparatur dan penataan organisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kata Robby, diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, kesehatan, dan tuntunan kepada saudara-saudara dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina W. Dondokambey-Lengkong, S.E., Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, S.E., serta unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat, tokoh agama dan undangan lainnya.(Njel)












Komentar